The Open Society and Its Enemies
Masyarakat Terbuka dan Musuh-musuhnyaTifa Senafas dengan Transparansi dan Akuntabilitas Judul artikel ini sesungguhnya merupakan judul buku karya Karl Popper (1950) […]
Masyarakat Terbuka dan Musuh-musuhnyaTifa Senafas dengan Transparansi dan Akuntabilitas Judul artikel ini sesungguhnya merupakan judul buku karya Karl Popper (1950) […]
Penulis: Nurma Fitrianingrum, Project Officer for Program Review Penyunting: Brigita Rumung, Knowledge Management & Comms Officer Yayasan Tifa Upaya perwujudan
Indeks Kebebasan Pers (IKP) Indonesia pada 2022 yang dilakukan Dewan pers menyatakan skor IKP sebesar 77.78. Skor ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun naik sebesar 1.86, angka belum juga menjadi jaminan keselamatan jurnalis di Indonesia sudah lebih baik. Bahkan melalui laporan assessment Yayasan Tifa di 3 regional di Indonesia, kami banyak menemukan fakta miris. Apa saja data dan temuan tersebut? Baca selengkapnya melalui laporan berikut!
Jakarta, February 17, 2023 – The state of civil liberties and the quality of democracy in Indonesia have deteriorated over the past decade. This
Bagaimana potret aktivisme digital organisasi masyarakat sipil (OMS) di Indonesia pada periode 2016-2021? Bagaimana efektivitas dan impilikasinya terhadap dinamika sosial politik di Indonesia? Serta apa strategi dan praktik konkret yang perlu diadopsi OMS dalam melakukan aktivisme digital terutama di tengah menyempitnya ruang sipil?
Penelitian ini hadir untuk menjawab dan memperkaya diskursus gerakan sosial masyarakat sipil di Indonesia. Di samping itu temuan dalam penelitian ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi OMS dan kelompok muda di Indonesia dalam memaksimalkan aktivisme digital di tengah menyempitnya ruang sipil.
Baca selengkapnya
Jakarta, February 9, 2023 – Problems with the misdirected distribution of government social assistance and outdated data collection processes,
The Safe Journalism Consortium has responded to the explosion that occurred near the home of Papuan journalist Victor Mambor in Jayapura, Papua. A
Reformasi konstitusi di Indonesia sebagai buah dari gerakan reformasi 1998 yang tercermin dalam amandemen UUD 1945 sebanyak 4 kali (1999-2002) telah membawa perubahan besar dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia dengan pergeseran orientasi dari supremasi institusi (MPR) ke supremasi konstitusi. Sebagai konsekuensinya, seluruh tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus merujuk dan bersumber pada konstitusi sebagai hukum tertinggi. Baca selengkapnya
Selama kurun waktu kemerdekaan Indonesia, pimpinan organisasi pemerintahan silih berganti, dari pimpinan yang menggagas Indonesia merdeka, lalu beralih ke pimpinan yang hampir 100% mengedepankan pendekatan militer dalam menjalankan roda pemerintahan. Setelah masa reformasi, Indonesia berturut-turut dipimpin oleh 4 presiden yang semuanya memiliki latar pengalaman politik yang berbeda-beda. Baca selengkapnya.
Jika disederhanakan. industri penyiaran kita, khususnya televisi, telah bersalin rupa. Ia berubah dari semula sebagai sebuah kekuatan akhirnya mengancam demokrasi itu sendiri. Adalah suatu kesesatan pikir jika demokrasi dianggap semata-mata sebagai persoalan menguatnya aspirasi rakyat lewat lepasnya otoritarinisme negara. Terlebih bagi media massa yang punya irisan kuat dengan ekonomi, ancaman demokrasi juga bisa muncul lewat menguatnya media massa sebagai lembaga ekonomi yang mengorbankan aspek publik dalam perilakunya. Baca selengkapnya