Author: Tifa, Communications and Campaigns Officer

Artikel Buku

Belajar Dari Kisah Kearifan Sahabat

Sejak awal berdirinya Muhammadiyah sudah menggarap bidang pendidikan; yang telah menyatu dengan denyut perserikatan sejak 1912. Sulit dibayangkan bagaimana wajah Muhammadiyah sekarang jika tidak menggarap bidang pendidikan. Setelah hampir satu abad apakah kemajuan pendidikan Muhammadiyah sudah senantiasa seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan masyarakat? Baca buku ini untuk menemukan jawabannya

Artikel Buku

Securing Public Funds: Various Forms of Budget Advocacy in Indonesia

It all began with questions about changes over a specific period of time. Ever since regional budget issues have become a major topic of public discussion—specifically since the enactment of Law No. 22 on regional autonomy and Law No. 25 of 1999 on central-regional financial relations—what changes have taken place? In what direction are the changes being driven by various civil society groups in this sphere? What and how much can be learned from all the changes that have occurred during this period? Read more

Artikel Buku

Kode Etik Filantropi Media Massa

Aktivitas filantropi di Indonesia semakin marak terjadi dalam 1 dekade terakhir. Bahkan menurut World Giving Index 2022, Indonesia jadi negara paling dermawan; salah satu indikasi suburnya filantropi di negeri ini. Media massa, hingga kini media sosial, marak menjadi jembatan aktivitas tersebut. Namun, kadang kita sering abai pada kode etik di balik aktivitas tersebut. Apa saja kode etik dimaksud? Baca selengkapnya

Artikel Buku

Desa Situs Baru Demokrasi Lokal

Desa tidak pernah luput dari silang sengkarut praktik pembangunan di Indonesia. Secara umum, ada dua lensa pandang utama terhadap desa yang bisa ditarik dari cara negara memperlakukan desa dalam pembangunan. Pertama sebagai “alat” kedua sebagai “masalah”. Buku ini hadir untuk menyajikan petikan-petikan ringkas atas skala tantangan yang dihadapi desa. Baca selengkapnya

Artikel Buku

Dari Konstituen Ke Konsumen

Pasca reformasi hingga 2013, Indonesia telah mengadakan dua kali pemilihan umum, yakni pada 2004 dan 2009. Dalam kurun waktu tersebut, tampak terjadi pergeseran dalam komunikasi politik di mana kini terdapat sebuah kebutuhan besar pada saluran penyiaran dan media berbasis teknologi sebagai sarana kampanye politik. Tujuan penelitian yang tersaji dalam buku ini hendak mengkaji strategi komunikasi partai politik secara empiris, termasuk di dalamnya melihat para aktor atau agen yang berperan dalam kampanye tersebut. Baca selengkapnya

Scroll to the top