Author name: Communication and Campaign Officer Tifa

Artikel Buku

Mencetak Pemimpin Politik Dari Bawah

Selama kurun waktu kemerdekaan Indonesia, pimpinan organisasi pemerintahan silih berganti, dari pimpinan yang menggagas Indonesia merdeka, lalu beralih ke pimpinan yang hampir 100% mengedepankan pendekatan militer dalam menjalankan roda pemerintahan. Setelah masa reformasi, Indonesia berturut-turut dipimpin oleh 4 presiden yang semuanya memiliki latar pengalaman politik yang berbeda-beda. Baca selengkapnya.

Artikel Buku

Dominasi TV Swasta (Nasional) Tergerusnya Keberagaman Isi dan Kepemilikan

Jika disederhanakan. industri penyiaran kita, khususnya televisi, telah bersalin rupa. Ia berubah dari semula sebagai sebuah kekuatan akhirnya mengancam demokrasi itu sendiri. Adalah suatu kesesatan pikir jika demokrasi dianggap semata-mata sebagai persoalan menguatnya aspirasi rakyat lewat lepasnya otoritarinisme negara. Terlebih bagi media massa yang punya irisan kuat dengan ekonomi, ancaman demokrasi juga bisa muncul lewat menguatnya media massa sebagai lembaga ekonomi yang mengorbankan aspek publik dalam perilakunya. Baca selengkapnya

Artikel Buku, Policy Brief

Optimalisasi Dana Transfer ke Desa untuk Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Melalui Reformasi ADD di Kabupaten Tuban

Dimenasi pembangunan berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi syarat utama membaca indikator keberhasilan pembangunan daerah. Untuk itu, pemerintah perlu memperhatikan tingkat kemiskinan sebagai dasar pijakan komitmen pembangunan. Baca selengkapnya

Artikel Buku

Pedoman Perilaku Jurnalis

Penyusunan kode perilaku jurnalis sangat penting bagi jurnalis, media, terutama organisasi jurnalis seperti AJI. Jurnalis tidak hanya membutuhkan kode etik yang akan memandunya dalam menjalankan profesinya sebagai jurnalis, tetapi juga membutuhkan kode perilaku. Sebab di dalam kode perilaku tersebut dibahas suatu problem etik profesi secara lebih detil dibandingkan dengan kode etik. Baca selengkapnya

Artikel Buku

Membumikan e-Parliament

Kemunculan internet yang diikuti oleh media sosial mengubah pandangan dan perilaku individu banyak kalangan terhadap informasi, relasi, dan cara memenangkan sebuah kontestasi. Pada awal 2021, WeAreSocial melansir jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta dari 274,9 juta total penduduk. Dari jumlah tersebut, 170 juta diantaranya merupakan pengguna media sosial aktif. Dengan jumlah yang sedemikian besar dan kian meningkat, semua kalangan termasuk pemerintah dan parlemen perlu segera berbenah, mengelola dunia maya seserius pengelolaan di dunia nyata. Baca selengkapnya

Artikel Buku

Belajar Dari Kisah Kearifan Sahabat

Sejak awal berdirinya Muhammadiyah sudah menggarap bidang pendidikan; yang telah menyatu dengan denyut perserikatan sejak 1912. Sulit dibayangkan bagaimana wajah Muhammadiyah sekarang jika tidak menggarap bidang pendidikan. Setelah hampir satu abad apakah kemajuan pendidikan Muhammadiyah sudah senantiasa seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan masyarakat? Baca buku ini untuk menemukan jawabannya

Scroll to Top